Meneladani Kisah Hajar dalam Sa’i dari Shafa Marwa

Kisah Hajar — istri Nabi Ibrahim AS dan ibu Nabi Ismail AS — adalah salah satu kisah paling menginspirasi dalam sejarah Islam. Perjuangannya mencari air untuk bayinya di lembah tandus antara Shafa dan Marwa menjadi dasar dari salah satu rukun umrah: sa’i. Bagi jamaah lansia, memahami kisah ini bisa menambah kekhusyukan saat menunaikan sa’i di Tanah Suci.

Kisah Hajar dalam Al-Qur’an dan Hadits

Kisah Hajar diriwayatkan secara detail dalam hadits shahih yang dikutip Imam Bukhari dalam Shahih-nya. Ketika Nabi Ibrahim AS diperintahkan Allah untuk meninggalkan Hajar dan bayi Ismail di lembah Makkah yang saat itu tandus dan tidak berpenghuni, Hajar sempat bertanya:

“Apakah Allah yang memerintahkan ini?” — Ibrahim menjawab: “Ya.”

Mendengar jawaban itu, Hajar berkata dengan penuh tawakkal:

“Kalau begitu, Allah tidak akan menyia-nyiakan kami.”

Kalimat ini menjadi teladan keimanan yang luar biasa — seorang ibu yang ditinggalkan di padang tandus tanpa air, namun tetap yakin pada perlindungan Allah.

Perjuangan Mencari Air

Setelah persediaan air habis, Hajar mulai mencari air untuk bayinya. Ia berlari dari bukit Shafa ke bukit Marwa — naik-turun sebanyak tujuh kali — mencari siapa saja yang bisa menolong atau sumber air yang bisa diminum.

Dalam kondisi panas terik dan tanpa air, Hajar tetap berusaha. Hingga akhirnya, atas izin Allah, air memancar dari tanah di dekat kaki bayi Ismail — yang kini dikenal sebagai Sumur Zamzam.

Peristiwa inilah yang kemudian diabadikan sebagai salah satu ritual haji dan umrah: sa’i — berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwa sebanyak tujuh kali.

Pelajaran Spiritual dari Kisah Hajar

  • Tawakkal kepada Allah — Hajar yakin Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya yang beriman.
  • Perjuangan seorang ibu — Hajar rela berlari 7 kali naik-turun bukit demi anaknya.
  • Kesabaran tanpa keluh — Hajar tidak mengeluh, hanya berusaha semaksimal mungkin.
  • Pertolongan Allah datang di saat terdesak — Zamzam muncul setelah Hajar berusaha maksimal.
  • Dari pengorbanan lahir keberkahan — Sumur Zamzam masih mengalir hingga hari ini, ribuan tahun setelahnya.

Makna Sa’i bagi Jamaah Lansia

Bagi jamaah lansia yang mungkin merasa berat menjalani sa’i tujuh kali, kisah Hajar bisa menjadi sumber kekuatan spiritual:

  • Sa’i bukan sekadar ritual fisik — tapi refleksi dari perjuangan Hajar mencari air untuk anaknya.
  • Setiap langkah bernilai ibadah — meski hanya berjalan lambat atau menggunakan kursi roda.
  • Jika lelah, istirahat sebentar — Hajar juga berhenti di tiap bukit untuk melihat sekitar.
  • Manfaatkan kursi roda jika perlu — sa’i dengan kursi roda tetap sah dan bernilai ibadah.

Tips Sa’i untuk Jamaah Lansia

  1. Bawa botol air kecil — untuk minum di tengah sa’i.
  2. Pakai alas kaki nyaman — sandal yang mudah dilepas-pakai karena harus dilepas saat masuk area sa’i.
  3. Lakukan di waktu sepi — hindari jam puncak untuk menghindari kerumunan.
  4. Manfaatkan jalur lantai atas — lebih lega untuk lansia dan pengguna kursi roda.
  5. Istirahat di titik-titik tertentu — ada kursi di beberapa titik, manfaatkan.
  6. Dampingi dengan pendamping — jangan berjalan sendiri di keramaian.

Kesimpulan

Kisah Hajar mengajarkan bahwa perjuangan dan tawakkal kepada Allah tidak pernah sia-sia. Saat menunaikan sa’i, jamaah bukan hanya menjalani ritual fisik — tapi juga menghidupkan kembali makna perjuangan seorang ibu yang mencari air untuk anaknya. Bagi jamaah lansia, kisah ini bisa menjadi kekuatan spiritual saat menjalani sa’i, meski dengan keterbatasan fisik.

Konsultasi Umrah Lansia

IMTIYAZ Tour & Travel (PPIU Kemenag No. U383/2021) mendampingi jamaah lansia dari Jogja dan sekitarnya dengan pembimbing yang menguasai fikih umrah dan sabar mendampingi jamaah usia lanjut. 💬 Konsultasi gratis via WhatsApp →

Rekomendasi Layanan & Artikel Umrah Lansia

Ingin merencanakan perjalanan ibadah yang aman, nyaman, dan didampingi secara profesional khusus orang tua tercinta? Pelajari selengkapnya melalui IMTIYAZ Tour – Travel Umrah Ramah Lansia Jogja atau konsultasikan kebutuhan manasik Anda langsung dengan tim ahli kami.

One response to “Meneladani Kisah Hajar dalam Sa’i dari Shafa Marwa”

  1. […] umroh, biro umroh di Jogja, biro umroh terbaik, harga umroh, paket umroh, persiapan umroh, tips umroh, travel umroh, travel […]