Sejak Arab Saudi memperluas digitalisasi layanan haji dan umrah, sistem pembayaran di Tanah Suci juga mengalami perubahan signifikan. Salah satu istilah yang sering muncul adalah “Pay in Haram” — sistem pembayaran langsung di area Masjidil Haram dan sekitarnya. Bagi jamaah lansia dan keluarga yang mendampingi, memahami sistem ini penting agar tidak kesulitan bertransaksi selama di Makkah.
Apa Itu Sistem Pay in Haram?
Pay in Haram merujuk pada praktik pembayaran yang dilakukan langsung di area Masjidil Haram — baik untuk keperluan ibadah, akomodasi, maupun konsumsi. Sistem ini didukung oleh infrastruktur pembayaran digital Arab Saudi yang dikelola oleh Saudi Central Bank (SAMA) melalui jaringan pembayaran nasional bernama Mada.
Hampir semua merchant di area Masjidil Haram — dari restoran, toko oleh-oleh, hingga hotel — sudah menerima pembayaran non-tunai. Bahkan beberapa merchant sudah tidak menerima uang tunai dalam jumlah besar, mendorong jamaah untuk beradaptasi dengan sistem digital.
Metode Pembayaran yang Diterima
Berikut metode pembayaran yang umum diterima di area Masjidil Haram dan sekitarnya:
- Kartu Debit/Kredit Internasional — Visa dan Mastercard diterima hampir di semua merchant.
- Mada — jaringan pembayaran lokal Arab Saudi. Untuk jamaah Indonesia, tidak bisa dipakai langsung kecuali punya rekening bank Saudi.
- Apple Pay / Google Pay — sudah banyak diterima, terutama di merchant besar.
- QR Code Payment — beberapa merchant menyediakan pembayaran via scan QR.
- Uang Tunai (Riyal Saudi) — masih diterima, tapi hindari bawa uang tunai berlebihan.
Apakah Aman untuk Jamaah Lansia?
Bagi jamaah lansia yang belum terbiasa dengan pembayaran digital, ada beberapa pertimbangan:
- Kartu debit/kredit adalah pilihan paling aman — tidak perlu bawa uang tunai banyak, dan bisa dilacak jika hilang.
- Aktifkan notifikasi transaksi — agar keluarga di Indonesia bisa memantau jika ada transaksi mencurigakan.
- Simpan kartu di tempat aman — jangan di tas yang mudah dijangkau orang lain.
- Catat nomor kartu & hotline bank — untuk memblokir jika kartu hilang.
- Dampingi saat transaksi pertama — pastikan lansia paham cara pakai kartu di mesin EDC.
Rekomendasi untuk Keluarga yang Mendampingi
Beberapa hal yang bisa keluarga lakukan sebelum keberangkatan:
- Aktifkan kartu debit/kredit untuk transaksi internasional — banyak bank Indonesia memerlukan aktivasi khusus untuk penggunaan di luar negeri.
- Siapkan kartu cadangan — jangan hanya bawa 1 kartu. Kalau satu bermasalah, masih ada cadangan.
- Konfirmasi limit harian — beberapa bank punya limit berbeda untuk transaksi luar negeri.
- Bawa uang tunai Riyal secukupnya — untuk kebutuhan kecil seperti taksi atau tip.
- Simpan nomor hotline bank — di HP dan catatan fisik.
Tips dari Pengalaman IMTIYAZ
Berdasarkan pengalaman IMTIYAZ Tour & Travel mendampingi jamaah lansia sejak 2013, beberapa hal yang sering jadi kendala di lapangan:
- Kartu tidak aktif untuk transaksi luar negeri — paling sering terjadi. Pastikan aktivasi minimal 1 minggu sebelum berangkat.
- Lupa PIN — lansia sering lupa PIN kartu yang jarang dipakai. Catat di tempat aman.
- Kartu tercampur dengan HP — risiko demagnetisasi. Simpan terpisah.
- Tidak paham bahasa mesin EDC — minta pendamping membantu saat transaksi pertama.
Kesimpulan
Sistem Pay in Haram adalah bagian dari modernisasi layanan Arab Saudi yang sebenarnya memudahkan jamaah — asalkan dipersiapkan dengan baik. Bagi jamaah lansia, pastikan kartu debit/kredit sudah aktif untuk transaksi internasional, bawa kartu cadangan, dan simpan nomor hotline bank. Kalau ada kendala, jangan ragu minta bantuan pembimbing travel.
Konsultasi Umrah Lansia
IMTIYAZ Tour & Travel (PPIU Kemenag No. U383/2021) mendampingi jamaah lansia dari Jogja dan sekitarnya dengan persiapan menyeluruh, termasuk briefing sistem pembayaran di Tanah Suci. 💬 Konsultasi gratis via WhatsApp →
Baca Juga — Artikel Terkait
- Manasik Umrah Lansia di Jogja: Kenapa Wajib Ikut dan Apa yang Dipelajari?
- Checklist Obat Wajib untuk Umrah Lansia: 25 Item yang Harus Dibawa
- Itinerary Umrah dari Jogja Hari per Hari
- Tips Naik Kereta Cepat Haramain bagi Jamaah Lansia Antar Kota Suci
Artikel Terkait Lainnya
- Cara Mengatasi Sesak Napas dan Asma Saat Cuaca Panas di Tanah Suci
- Tips Mendampingi Lansia dengan Gejala Pikun Ringan Selama Ibadah Umrah
- Panduan Pola Makan Rendah Garam bagi Lansia Selama Umrah
📌 Panduan Utama Persiapan Umrah Lengkap · Umrah dari Jogja: Panduan Lengkap · Umrah Nyaman Lansia
📂 Jelajahi Kategori Persiapan & Panduan Umrah
Rekomendasi Layanan & Artikel Umrah Lansia
Ingin merencanakan perjalanan ibadah yang aman, nyaman, dan didampingi secara profesional khusus orang tua tercinta? Pelajari selengkapnya melalui IMTIYAZ Tour – Travel Umrah Ramah Lansia Jogja atau konsultasikan kebutuhan manasik Anda langsung dengan tim ahli kami.
